BB

AC

Minggu, 03 Mei 2015

Angelina Jolie Pinta Negara-negara Terkuat Dunia untuk Bantu Pengungsi Suriah

UN Photo/Mark Garten Utusan Khusus PBB untuk Urusan Pengungsi Angelina Jolie (kanan) dan Komisaris Tinggi PBB bagi Pengungsi António Guterres (kiri). Jolie mengkritik keras Dewas Keamanan PBB yang tak becus mengurusi pengungsi korban konflik di Suriah, Jumat (24/4/2015).




Kepedulian Angelina Jolie terhadap pengungsi tak perlu diragukan. Belum lama ini aktris ternama Amerika Serikat itu mengkritik keras Dewan Keamanan PBB karena gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik Suriah yang sudah berlangsung empat tahun.

Jolie juga memohon kepada negara-negara terkuat di dunia untuk membantu jutaan pengungsi Suriah. Ia memberikan keterangannya sebagai utusan khusus PBB untuk isu-isu pengungsi, Jumat (24/4/2015) di Markas PBB, New York.

Jolie tampil di saat DK PBB bersiap mendengarkan rincian rencana baru bagi perundingan perdamaian yang dijadwalkan akan dimulai bulan depan di Jenewa, Swiss, yang juga akan mengikutsertakan Iran.

Hampir empat juta warga Suriah melarikan diri dari konflik ke negara-negara tetangga, yang telah menyatakan kewalahan menampung para pengungsi.

"Kita tidak bisa memandang Suriah, dan dampak dari ketidakpastian ini, lalu berkata ini bukanlah titik terendah dari ketidakmampuan dunia untuk melindungi dan membela rakyat yang tak bersalah," kata Jolie.

Jolie, yang telah 11 kali mengunjungi pengungsi Suriah sejak konflik dimulai 2011, menekan pentingnya kemauan politik untuk bertindak. Ia mengatakan Dewan Keamanan telah menyia-nyiakan wewenang mereka karena para anggotanya tak dapat menyepakati bagaimana mereka akan menangani konflik tersebut.

Rusia, sekutu utama Suriah yang didukung China, telah memveto berbagai resolusi DK mengenai Suriah, termasuk upaya tahun lalu untuk membawa konflik di Suriah ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Jolie mengatakan ia ingin melihat menteri-menteri luar negeri dari 15 negara anggota untuk menegosiasikan solusi politik. Ia juga mendesak anggota DK untuk mengunjungi para pengungsi Suriah dan menyaksikan krisis di sana dengan mata kepala sendiri.

Selain itu, Jolie juga berbicara singkat mengenai krisis migran di Laut Tengah, di mana lebih dari 1.300 migran melarikan diri dari Suriah dan tempat-tempat lain tewas tenggelam di lautan dalam tiga pekan terakhir.

"Memuakkan untuk melihat ribuan pengungsi tenggelam di pintu masuk benua terkaya di dunia," katanya. 
"Tidak ada orang yang mempertaruhkan nyawa anak-anak mereka seperti ini kecuali bila mereka sudah sangat putus asa," ujarnya.

Selasa, 28 April 2015

Al Ghazali Mengaku Bukanlah Tipe Orang Yang Kuat LDR

Putra mantan pasangan artis musik Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Al Ghazali, hadir dalam press screening film drama action Runaway, yang dibintanginya, di XXI Setia Budi Building, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/7/2014) malam.
Putra mantan pasangan artis musik Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Ahmad Al Ghazali (17) atau Al, ternyata bukanlah lelaki yang kuat. Al mengaku bahwa dirinya bukanlah tipe orang yang kuat menahan rindu jika menjalin hubungan cinta jarak jauh alias long distance relationship (LDR).

"Enggak mau lama-lama disiksa rindu," katanya dalam wawancara di Gramedia Matraman, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2015).

Al yang berperan sebagai Paul dalam film terbaru yang berjudul LDR, mengaku belum pernah menjalani hubungan jarak jauh. Meski tak punya pengalaman itu, Al enggan menjalani LDR.

"Belum pernah sih. Tapi enggak ah (LDR), enggak enak," tutur Al yang mulai merintis karier bermusik sejak 2009 lalu.

Daripada LDR, kakak kandung Ahmad El Jalaluddin Rumi dan Abdul Qodir Jaelani itu memilih untuk sendiri atau jomblo. Katanya, belum ada lagi perempuan yang bisa mengisi hatinya. 
"Sekarang sih jomblo," ucapnya.